BOOM Esports keluar dari Dota 2 dengan keras saat mereka melepaskan rosternya.
BOOM Esports menjelaskan keluarnya Dota 2
Awalnya bernama BOOM ID, organisasi ini merupakan organisasi pertama yang menyoroti talenta-talenta Indonesia di kancah esports. Seiring berjalannya waktu, tim ini memperluas rosternya dengan memasukkan pemain-pemain menonjol dari seluruh Asia Tenggara, memperkuat kehadirannya di kancah Dota 2.
“Terima kasih kepada setiap pemain yang mengenakan jersey BOOM dengan bangga. Terima kasih kepada Hungry Beast yang telah berdiri di samping kami melalui setiap suka dan duka. Warisan ini akan selamanya menjadi bagian dari diri kami.”
-BOOM Esports di X
Gary Ongko Putera, CEO sekaligus pendiri BOOM Esports, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pemain yang bermain di bawah bendera organisasi tersebut selama ini.
“Perjalanan bagus GG dihargai semua orang [sic] 2 TI dan mencapai salah satu tujuan awal saya ketika membuat tim Esports. Setiap pemain begitu [sic] luar biasa dan saya harap saya memperlakukan Anda dengan baik. Banyak teman yang kudapat di D(ota)2 Aku masih akan menemui kalian, aku yakin. Lanjut ke bab selanjutnya!”
Keluarnya BOOM Esports Dota 2: Ke mana perginya pemain terakhir
BOOM Esports selama The International 2025 (Gambar via BOOM Esports)
Sebelum BOOM Esports mengumumkan pembubarannya, organisasi tersebut tampil buruk di beberapa turnamen terakhir meski lolos ke The International 2025, di mana mereka hanya mencapai 14th-15th tempat.
Terakhir kali BOOM Esports bertanding adalah pada kualifikasi Asia Tenggara untuk BLAST Slam V, dimana mereka menurunkan roster yang menjanjikan. Tim ini menampilkan Nuengnara “23savage” Teeramahanon, salah satu carry terbaik di kawasan ini, didukung oleh barisan veteran berpengalaman: Sukhbat “sanctity-” Otgondavaa, Anucha “Jabz” Jirawong, Tri “Jhocam” Kuncoro, dan Ravdan “NARMAN” Narmandakh.
Saat artikel ini ditulis, empat anggota dari daftar tersebut telah menemukan rumah baru. 23savage, Jabz, Jhocam, dan NARMAN semuanya bergabung dengan Tim Nemesis yang baru dibangun kembali, yang akan berkompetisi di turnamen utama DreamLeague Musim 27. kesucian- tetap berstatus bebas agen, meskipun dia sebelumnya bermain untuk Natus Vincere.
Meski tak lagi mengikuti kompetisi Dota 2, BOOM Esports tetap aktif di game esports lainnya, seperti Valorant dan PUBG Mobile.
Nantikan berita Dota 2 lainnya di esports.gg.
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film
A gaming center is a dedicated space where people come together to play video games, whether on PCs, consoles, or arcade machines. These centers can offer a range of services, from casual gaming sessions to competitive tournaments.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.