Team Secret yang dulunya perkasa akan rehat sejenak dari mengikuti turnamen Dota 2.
Organisasi esports Eropa, Team Secret, mengumumkan pada hari Sabtu bahwa mereka mengambil langkah mundur dari pengiriman roster untuk turnamen Dota 2 mendatang tahun ini, membuat timnya jeda dari kancah profesional.
Dalam postingan singkat namun lugas di X, Team Secret mengonfirmasi bahwa meskipun mereka tetap terbuka terhadap peluang Dota 2 di masa depan, divisi aktif mereka saat ini akan tetap tidak aktif untuk saat ini. Pengumuman Team Secret menarik berbagai reaksi online, dengan organisasi Dota 2 lainnya seperti Aurora Gaming dan OG mengungkapkan kekecewaan mereka atas kepergian sementara tim tersebut.
BOOM Esports, organisasi lain yang sebelumnya hengkang dari Dota 2 pun turut memberikan dukungan dan simpatinya kepada Team Secret.
Dari kejayaan hingga jeda: Kisah Rahasia Tim
Rahasia Tim selama Chongqing Major (Gambar melalui StarLadder)
Team Secret dimulai sebagai sebuah ide pada tahun 2014 oleh beberapa nama terhebat dalam sejarah Dota 2 saat ini, seperti Kuro “KuroKy” Salehi Takhasomi dan Johan “N0tail” Sundstein.
Keduanya awalnya berpikir tentang sebuah tim yang diorganisir dan dipimpin oleh sesama pemain, namun visi ini akhirnya terwujud oleh seorang pria yang akhirnya menjadi wajah tim: Clement “Anak Anjing” Ivanov.
Di bawah kepemimpinan Puppey, Team Secret menghasilkan beberapa pemain yang terkenal karena keterampilan mekanik mereka, seperti midlaner kiri Michał “Nisha” Jankowski, offlaner menonjol Ludwig “zai” Wåhlberg, dan support andal Yazied “YapzOr” Jaradat.
Meskipun sering terjadi pergantian roster, Team Secret tetap menjadi kekuatan dominan di kancah Dota 2, secara konsisten memenangkan turnamen tier 1 dan tier 2 sepanjang perjalanannya. Tim ini mengalami tahun emasnya pada tahun 2019-2020, ketika mereka mengumpulkan banyak trofi dari turnamen seperti Chongqing Major, MDL Disneyland® Paris Major, dan DreamLeague Season 13.
Namun Aegis terus menghindari Team Secret karena mereka gagal di turnamen The International, dengan rekor terdekat mereka terjadi di The International 2022, di mana Tundra Esports mengalahkan mereka di grand final.
Dimana Anak Anjing sekarang?
Team Secret terus berkompetisi di berbagai turnamen sepanjang tahun 2025, meski mereka kesulitan mengamankan kemenangan di kualifikasi tertutup Eropa Barat untuk The International 2025.
Kapten tim, Puppey, mulai menjajaki peluang lain dan, pada Februari 2026, telah mengambil peran sebagai pelatih di PARIVISION sekaligus menjabat sebagai direktur bakat Team Secret. Perlu diketahui bahwa Team Secret masih aktif di game esports lainnya, seperti VALORANT, Rocket League, dan Rainbow Six Siege.
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film
A gaming center is a dedicated space where people come together to play video games, whether on PCs, consoles, or arcade machines. These centers can offer a range of services, from casual gaming sessions to competitive tournaments.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.